• h1
  • h2

Selamat Datang di Website MTS NEGERI 6 HULU SUNGAI UTARA. Terima Kasih Kunjungannya

Pencarian

Kontak Kami


MTS NEGERI 6 HULU SUNGAI UTARA

NPSN : 30315395

Jl.Majakalait Km.5 Desa Sungai Turak Amuntai


info@mtsn6hsu.sch.id

TLP : -


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 121491
Pengunjung : 67475
Hari ini : 47
Hits hari ini : 355
Member Online : 0
IP : 216.73.216.141
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla

Status Member

MTsN 6 HSU Lakukan Aksi Peduli Bencana Longsor




Amuntai (MTsN 6 HSU) - Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 Hulu Sungai Utara (MTsN 6 HSU) melakukan aksi peduli bencana longsor yang terjadi di desa Murung Karangan kecamatan Amuntai Utara.

Kepala Madrasah bekerja sama dengan Pembina Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) mengkoordinasikan anggota OSIM untuk meminta sumbangan kepada seluruh siswa-siswi MTsN 6 HSU, Selasa (10/10/23).

Muhammad RidhaKepala MTsN 6 HSU menyampaikan rumah salah satu siswi   kelas VII A roboh di bagian dapur akibat tanah longsor. “Hari ini MTsN 6 HSU melaksanakan kegiatan penggalangan dana bantuan bagi siswi yang rumahnya terkena dampak dari tanah longsor yang tentunya kita berdoa agar siswi kita dan keluarganya diberikan kekuatan, ketabahan, keikhlasan dan selalu diberikan kesehatan,” ucapnya.

Aksi yang dilakukan anggota OSIM ke beberapa kelas supaya siswa yang ingin memberikan bantuan tidak perlu keluar kelas sebab pagi ini kegiatan belajar dilakukan seperti biasanya. Supaya tidak mengagetkan, sebelum mengedarkan kotak, salah satu petugas OSIM itu menyampaikan ucapan pembuka terlebih dahulu.

"Sebagai kepedulian kita terhadap Zahra Napijah dari kelas VII A yang rumahnya terkena dampak tanah longsor, teman-teman bisa memberikan partisipasi sekecil apa pun. Jika ada uang silakan dengan sukarela," ucap salah satu anggota OSIM yang disapa Aulia.

Aksi dengan kotak peduli itu tampak cepat dilakukan. Mereka melakukannya sejak pukul 07.00 sampai 08.00 WIB. Secara efektif, mereka membuat tiga kelompok untuk berkeliling sesuai tugasnya di kelas 7, 8 dan 9. Sebagai OSIM, mereka bangga dapat menggerakkan dan memfasilitasi siswa untuk peduli terhadap bencana yang dialami saudara setanah air.

 



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :





   Kembali ke Atas